Working on Thesis: 7 Tips to Defeat your Disorientation on Thesis


Oke, jadi ceritanya dulu pernah buat artikel tentang “Faktor Internal Penghambat (Selesainya) Skripsi” pada 22 Oktober 2014 pas masa-masa sulitnya menulis skripsi. Alhamdulillah sekarang mah sudah lulus dan wisuda juga. Nah, di postingan itu, saya pernah janji untuk bakal membahas tentang penanganan masalah disorientasi. Tapi nyatanya sampai sekarang gak dibuat-buat. Beruntung, ada Gadis yang terinspirasi oleh tulisan saya itu lalu menulis tentang 7 cara mengalahkan disorientasi. Meskipun tema tulisan saya waktu itu tentang skripsi dan dia tentang tesis, tapi rasanya gak bakal jauh beda. Jadi terima kasih untuk Gadis dan selamat membaca buat yang lainnya ya.. 🙂

Nb: saya baru teringat kalau bahasa Inggrisnya skripsi itu gak ada, makanya istilahnya memakai “undergraduate thesis”

Klik link di bawah ini!

Source: Working on Thesis: 7 Tips to Defeat your Disorientation on Thesis

2015 in review


Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Satu kereta gantung di San Francisco mengangkut 60 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 3.500 kali di 2015. Jika itu adalah kereta gantung, dibutuhkan sekitar 58 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Dilema Sebuah Niqob (Cadar)


Entah mengapa dari sekian banyak draf, tulisan inilah yang akhirnya muncul ke permukaan. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, saya akan memberikan beberapa klarifikasi mengenai tulisan ini.

  1. Tulisan ini tidak hendak menyinggung golongan apapun. Jikalau terdapat kata-kata yang menyinggung di dalam tulisan ini saya mohon maaf sebesar-besarnya. In syaa Allah niat saya dari awal hingga akhir memang tidak ingin menyinggung siapapun.
  2. Yang pasti, tulisan ini adalah murni pendapat saya, sehingga jika ada perbedaan pendapat maka itu adalah hal yang wajar dan sah-sah saja. Kolom komentar terbuka bagi siapapun yang ingin berkomentar, asalkan tetap menjunjung sopan santun dalam bertutur. Terima kasih.

Lanjutkan membaca “Dilema Sebuah Niqob (Cadar)”

Aku dan Dunia Tulis Menulis


“Tulislah! Meski kau belum tahu apa yang harus kau tulis!”

Aku rindu masa di mana aku begitu bersemangat untuk menulis. Saat itu aku masih kecil, masih berada di sekolah dasar. Masa di mana aku menghabiskan waktuku untuk membaca dan juga menulis. Tak peduli apakah tulisanku akan dibaca atau tidak aku tetap menulis. Tak peduli tulisanku bagus, baik dalam artian bagus isinya ataupun bagus tidaknya bentuk tulisan tanganku, aku tetap menulis. Berkat sering menulis itu pula saat ini bentuk tulisan tanganku cukup bagus saat ini. Itulah yang disebut keahlian yang tercipta bukan dari bakat lahir, tapi dari sebuah kerja keras dan kebiasaan.

Lanjutkan membaca “Aku dan Dunia Tulis Menulis”

Curhatan Ngalor Ngidul


Bisa dibilang ini adalah postingan yang terlambat. Lebih tepatnya terlambat mencurahkan isi hati, haha.. hiks.. hiks.. (gajebo detected)

Oke, jadi ini berkaitan dengan musibah yang menimpaku belum lama ini. Sebenarnya ini musibah yang tidak terlalu berat. Secara akhir-akhir ini saya sering mendapatkan berita duka tentang orang tua teman-temanku yang sudah dipanggil ke haribaan-Nya. Dan jika saya ingat-ingat ulang, ternyata sudah cukup banyak teman sekelasku saat kuliah (Nepenthes rafflesiana 47)__belum lagi ditambah dengan teman-temanku yang lain__yang sudah kehilangan ayah, atau ibu, ataupun keduanya. Jadi alhamdulillah, saya sangat bersyukur hingga saat ini orang tuaku masih lengkap. Lanjutkan membaca “Curhatan Ngalor Ngidul”

Mohon Maaf Lahir dan Batin Semua…!!


Oke, ini adalah postingan yang super-duper telat! Karena lebarannya kan sudah sepekan yang lalu. Tapi orang bijak bilang, kalau minta maaf itu bisa kapan saja dan jangan cuma pas lebaran. Postingan ini lebih tepatnya untuk berbicara kepada dunia bahwa, “Alhamdulillah, saat ini saya masih diberikan kehidupan!” Lebih tepatnya dunia blog, karena postingan terakhir di blog ini memang sudah sangat lama (dua  bulan yang lalu).

Bicara tentang dunia blog, mungkin para kepo’ers bertanya-tanya, “Kenapa sih saya menulis blog?” (Berlagak banget kayak punya kepo’ers aja, haha..) Lanjutkan membaca “Mohon Maaf Lahir dan Batin Semua…!!”

Kisah Tragis di Balik Sebuah Bangsa Maju – Aokigahara – Suicide Forest


Sebuah negara maju di Asia–Jepang–ternyata memiliki sebuah kenyataan pahit. Kenyataan pahit itu terekam dalam video dokumenter yang diunggah oleh Vice. Padahal Jepang sebagai salah satu negara maju di Asia memiliki catatan yang cukup baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun teknologi. Selain itu bangsa Jepang terkenal sebagai pekerja keras, sopan, dan tepat waktu. Saya malas mencari literatur tentang hal itu, tapi saya yakin itu sudah menjadi wawasan umum.

Lanjutkan membaca “Kisah Tragis di Balik Sebuah Bangsa Maju – Aokigahara – Suicide Forest”