Saya Beruntung karena Saya Bisa Mengenal Alam


Mulai Senin (19/9) dua pekan yang lalu, saya mendapat amanah baru untuk mengajar di Jakarta. Masih sekolah yang sama dengan tempat mengajar saya sebelumnya, simpelnya sekolah yang di Jakarta adalah pusatnya dan di Bogor adalah cabangnya. Tapi saya tetap mengajar di Bogor, lengkapnya Senin-Selasa di Jakarta dan sisanya (Rabu hingga Jum’at) di Bogor. Di Jakarta saya mengajar mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) kelas 4, 5, dan 6. Nah, saat mengajar merekalah saya mendapatkan perasaan ini.

Lanjutkan membaca “Saya Beruntung karena Saya Bisa Mengenal Alam” β†’

Working on Thesis: 7 Tips to Defeat your Disorientation on Thesis


Oke, jadi ceritanya dulu pernah buat artikel tentang “Faktor Internal Penghambat (Selesainya) Skripsi” pada 22 Oktober 2014 pas masa-masa sulitnya menulis skripsi. Alhamdulillah sekarang mah sudah lulus dan wisuda juga. Nah, di postingan itu, saya pernah janji untuk bakal membahas tentang penanganan masalah disorientasi. Tapi nyatanya sampai sekarang gak dibuat-buat. Beruntung, ada Gadis yang terinspirasi oleh tulisan saya itu lalu menulis tentang 7 cara mengalahkan disorientasi. Meskipun tema tulisan saya waktu itu tentang skripsi dan dia tentang tesis, tapi rasanya gak bakal jauh beda. Jadi terima kasih untuk Gadis dan selamat membaca buat yang lainnya ya.. πŸ™‚

Nb: saya baru teringat kalau bahasa Inggrisnya skripsi itu gak ada, makanya istilahnya memakai “undergraduate thesis”

Klik link di bawah ini!

Source: Working on Thesis: 7 Tips to Defeat your Disorientation on Thesis

Dilema Sebuah Niqob (Cadar)


Entah mengapa dari sekian banyak draf, tulisan inilah yang akhirnya muncul ke permukaan. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, saya akan memberikan beberapa klarifikasi mengenai tulisan ini.

  1. Tulisan ini tidak hendak menyinggung golongan apapun. Jikalau terdapat kata-kata yang menyinggung di dalam tulisan ini saya mohon maaf sebesar-besarnya. In syaa Allah niat saya dari awal hingga akhir memang tidak ingin menyinggung siapapun.
  2. Yang pasti, tulisan ini adalah murni pendapat saya, sehingga jika ada perbedaan pendapat maka itu adalah hal yang wajar dan sah-sah saja. Kolom komentar terbuka bagi siapapun yang ingin berkomentar, asalkan tetap menjunjung sopan santun dalam bertutur. Terima kasih.

Lanjutkan membaca “Dilema Sebuah Niqob (Cadar)” β†’

Kalimat Motivasi Beracun dan Jerat Pertemanan


Kalimat Motivasi Beracun dan Jerat Pertemanan.

ばか!Mafia-mafia Itu Sukses Membuatku Menjadi Orang Bodoh


ばか! ばか! ばか!” (Baka! Baka! Baka!)

Rasa kesal begitu menjalar di sekujur tubuh. Siang itu aku terus menerus memaki diri sendiri dengan kata-kata “baka” yang artinya “bodoh”. Sebenarnya diriku sempat enggan bercerita tentang hal ini. Karena seakan-akan aku sedang mengumbar kebodohanku sendiri. Tapi sejak membaca kisah temanku yang satu ini, aku berjanji untuk bercerita tentang hal yang tidak jauh berbeda dengan apa yang ditulis temanku di sana.

Lanjutkan membaca “ばか!Mafia-mafia Itu Sukses Membuatku Menjadi Orang Bodoh” β†’

Faktor Internal Penghambat (Selesainya) Skripsi



Hiya!! Jika diingat-ingat lagi mungkin sudah empat bulan lebih saya menghilang dari skripsi [1]. “Alasannya” sangat beragam, tapi itu sangat memalukan jika kita selalu mengambinghitamkan faktor eksternal atas kegagalan yang kita alami. Jadi yang akan saya tulis di sini hanyalah faktor-faktor penghambat dari internal. Meskipun ya itu juga bisa disebut “mencari-cari alasan” sih. Tak apalah, tetap akan saya tulis agar bisa jadi kenangan di masa depan saat sukses nanti.. (#aamiin) Lagi pula barangkali tulisan saya ini bisa bermanfaat bagi orang lain (berbagi pengalaman)..

Lanjutkan membaca “Faktor Internal Penghambat (Selesainya) Skripsi” β†’

Kabuki, Saudagar, dan Samurai


Setelah saya membaca novel serial “Seikei Konoike” yang berjudul “The Ghost in the Tokaido Inn”[1] karya Dorothy dan Thomas Hoobler, saya menjadi tertarik terhadap “kabuki”, “saudagar”, dan “samurai”. Saya ingin membahas tiga hal tersebut menurut perspektif saya. Jadi jangan marah jika kita tidak sepaham. Sebelumnya saya juga minta maaf jika artikel ini tidak sesuai harapan pembaca yang sedang mencari tahu literatur sejarah maupun budaya ketiga hal tersebut. πŸ˜€

Lanjutkan membaca “Kabuki, Saudagar, dan Samurai” β†’