Mineral


—Menurut The International Mineralogical Association (1995), mineral adalah suatu unsur atau senyawa yang dalam keadaan normalnya memiliki unsur kristal dan terbentuk dari hasil proses geologi.
Mineral termasuk dalam komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk).
Penentuan nama mineral dapat dilakukan dengan membandingkan sifat-sifat fisik mineral antara mineral yang satu dengan mineral yang lainnya.
—Sifat-sifat fisik mineral meliputi: warna, kilap (luster), kekerasan (hardness), warna serbuk (streak), belahan (cleavage), pecahan (fracture), struktur/bentuk kristal, berat jenis, sifat dalam (tenacity), dan kemagnetan.
Warna mineral dibagi 2: Idiomakromatik (warna mineral selalu tetap) dan Alokromatik (warna mineral tidak tetap).
Kilap mineral dibagi 2: Kilap Logam dan Kilap Non-Logam.
Kilap Non-Logam: Kilap Kaca (vitreous luster), Kilap Intan (adamantine luster), Kilap Sutera (silky luster), —Kilap Damar (resinous luster), Kilap Mutiara (pearly luster), Kilap Kerang (shelly luster), Kilap Lemak (greasy luster), dan Tidak Berkilap/Kilap Tanah (dull).
Kekerasan adalah ketahanan mineral terhadap suatu goresan. Secara relatif sifat fisik ini ditentukan dengan menggunakan skala Mohs.
Grafit merupakan mineral yang menjadi bahan baku utama mata pensil.
Grafit merupakan mineral yang menjadi bahan baku utama isi pensil.
Iklan

Silahkan tulis pesan dan kesanmu di sini.. :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s